Berita

CALON KAPOLRI

Kompolnas Bantah Berebut Kewenangan dengan Kapolri

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2010 | 14:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Komisi Kepolisian Nasional membantah bila institusinya disebut berebut kewenangan dengan Polri dalam hal mengajukan nama calon Kapolri ke Presiden.

"Pada prinsipnya masing-masing, Kapolri dan Kompolnas, punya kesempatan untuk mengajukan pada Presiden, nanti beliau yang akan putuskan siapa yang dipilih," kata Sekretaris Kompolnas, Adnan Pandu Praja, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 9/9).

Ia memastikan, Kompolnas dan Kapolri sudah menyerahkan masing-masing calonnya ke Presiden SBY.


"Bisa sama bisa beda. Kita tidak tahu siapa yang ditunjuk, tapi yang pasti sudah diserahkan oleh Pak Djoko Suyanto (Ketua Kompolnas)," ujar Adnan.

Soal berapa jumlah calon yang diajukan Djoko kepada Presiden, Adnan mengaku tidak tahu menahu.

"Itu Ketua yang tahu," imbuhnya.

Sebelumnya, Adnan Pandu Praja sempat menyatakan terkejut dan heran dengan langkah Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang mengajukan sendiri dua nama calon penggantinya ke Presiden. Hal itu dikatakannya usai melakukan pertemuan dengan Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) di kantor Kompolnas, Jalan Tirtayasa VII, Kebayoran Baru, Jakarta, (Selasa, 7/9).

"Saat itu bisa dibilang pendapat saya pribadi. Secara institusi, Kapolri dan Kompolnas punya kewenangan. Kami tidak ingin ada kesan berebut kewenangan," ulang Adnan lagi.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya