Berita

CALON KAPOLRI

Inillah Alasan IPW Menolak Imam Sudjarwo

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2010 | 12:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Bursa calon Kapolri semakin hangat setelah Kapolri Jenderal Bambang Hendarsi Danuri mengatakan telah menyiapkan dua nama untuk dikirimkan ke Presiden SBY. Tadi malam pun, SBY menyatakan rencananya mengajukan calon Kapolri ke DPR secepat mungkin setelah libur Lebaran.

Dari beberapa nama yang dikabarkan sebagai calon kuat pengganti BHD, nama Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Irjen Imam Sudjarwo mendapat sorotan khusus dari Indonesia Police Watch (IPW).

Menurut Ketua Presidium IPW, Neta Pane, Imam Sudjarwo tidak layak dicalonkan untuk menggantikan kekosongan jabatan yang satu bulan lagi akan ditinggalkan Jenderal BHD.


"Imam Sudjarwo ini kan baru sekali jadi Kapolda, itu pun di Bangka Belitung. Seharusnya dia juga punya pengalaman di beberapa daerah lain, terutama di Pulau Jawa, dengan demikian lebih matang," ucap Neta Pane menjelaskan alasan IPW menolak Imam.

"Imam juga angkatan 80 di Akpol, dan ada empat generasi di kepolisian yang dilompatinya 75, 76, 77, 78," imbuh Neta.

Neta mengatakan, seorang Kapolri selain mesti memiliki kemampuan menjalankan roda organisasi, ia juga bertugas melakukan fungsi kontrol.

"Kalau tidak punya pengalaman kayak Imam Sudjarwo, bagaimana jalankan fungsi kontrol?" ujarnya.

Neta menyarankan, Imam tidak usah diajukan ke Presiden.

"Kalau nanti yang diajukan Imam, saya pikir akan kacau karena akan ada perlawanan dari internal kepolisian. Kita tak punya sentimen apapun terhadap Imam, ini hanya masukan saja," tandasnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya