Berita

Mubarok: SBY Tak Hanya Ganti Oli, Tapi Sekalian Ganti Ban

SELASA, 07 SEPTEMBER 2010 | 14:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Waktu percobaan bagi para menteri kabinet SBY-Boediono sudah hampir berakhir.

Menurut Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, sudah saatnya bagi Presiden Yudhoyono mengambil keputusan final mengocok ulang susunan kabinetnya.

"Waktu hampir habis, sekarang atau tidak sama sekali. Tahun ini onderdil yang tidak baik ini sebaiknya diganti," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 7/9).


Selain analisanya tentang tradisi reshuffle di masa-masa pemerintahan SBY yang lalu yang membuatnya yakin akan ada perombakan di tahun pertama Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini, ia juga mengacu pada penilaian kerja menteri-menteri oleh Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Juli lalu.

Kala itu lembaga pimpinan Kuntoro Mangkusubroto itu menyebutkan beberapa kementerian yang mendapat nilai merah seperti Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Lagipula, menurut Gurubesar Psikologi Islam ini, ada satu kesempatan yang baik buat SBY menggeser para pembantunya yang dinilai tak becus kerja, yaitu momen pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Panglima TNI dalam waktu dekat hingga wacana mengganti Jaksa Agung Hendarman Supandji.

"Istilahnya, kalau kita ke bengkel untuk ganti oli, sekalian juga kita ganti ban dan onderdil lainnya," katanya santai.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya