Berita

ban ki-moon/ist

Global

Sekjen PBB Diminta Lindungi Keselamatan Jiwa Mostafa

SABTU, 28 AGUSTUS 2010 | 19:31 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Keselamatan jiwa Mostafa Selma Ould Sidi Mouloud terancam. Ketika mengunjungi Kota Smara di Sahara, 9 Agustus lalu, Kepala Polisi Polisario ini secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap usul otonomi khusus yang ditawarkan Kerajaan Maroko. Dia juga berjanji akan mendorong agar konflik yang dibuat-buat itu segera dihentikan.

Tetapi akibat dukungan itu, Mostafa mendapatkan ancaman dari kamp Tindouf di Aljazair, pusat kekuasaan Polisario. Mostafa khawatir pemimpin Polisario akan membalas dendam. Dia pun meminta bantuan dan perlindungan dari Dewan Penasihat Kerajaan untuk HAM (CCDH). 

Isi surat Mostafa ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Jurubicara Pemerintah Kerajaan Maroko, Khalid Naciri, baru-baru ini di Rabat.

Adapun CCDH mengatakan bahwa isi surat Mostafa itu telah menarik perhatian komunitas pelindung HAM internasional. Dalam sebuah pernyataan CCDH mengatakan bahwa semua organisasi HAM termasuk Komisi Nasional HAM Aljazair berjanji akan melakukan hal terbaik untuk melindungi Mostafa Salma Sidi Mouloud.

Dukungan serupa juga disampaikan jaringan Sahara di seluruh Afrika. Mereka telah mengirimkan surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon dan meminta agar Mostafa dilindungi dari aksi kekerasan yang mungkin sekali terjadi terhadap dirinya. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya