Berita

Dunia

Said Aqil Siradj Jadi Orang Indonesia Pertama yang Ceramah di Depan Raja Maroko

JUMAT, 27 AGUSTUS 2010 | 03:30 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ketua PB Nahdlatul Ulama (NU) Said Aqil Siradj diundang Raja Maroko Muhammad VI untuk memberikan kuliah umum khusus menyambut ibadah puasa Ramadhan di Istana Kerajaan di Rabat.

Said Aqil dan rombongan berangkat ke Maroko hari Sabtu lalu (21/8) dan tiba di Rabat sehari kemudian. Kuliah umum akan disampaikan pada hari Jumat pagi waktu Indonesia (29/8), atau Kamis malam waktu Maroko.

Menurut informasi dari Maghreb Arab Press (MAP), Said Aqil akan menyampaikan kuliah umum mengenai perlindungan keyakinan dan agama di negara demokratis. Said telah bertemu dengan Raja Muhammad VI juga Menteri Wakaf dan Urusan Islam Ahmed Toufiq.

Sehari sebelumnya Said bertemu dengan Dutabesar Indonesia untuk Maroko, Tosari Widjaja, dan masyarakat Indonesia di Wisma Indonesia di Rabat.

Undangan dari Raja Muhammad VI melalui Menteri Wakaf dan Urusan Islam Maroko ini disampaikan Duta Besar Maroko untuk Indonesia Mohammed Majdi, didampingi Sekretaris I Kedubes Mr Mostafa Nakhlaoui, pada bulan April lalu.

Undangan itu merupakan kehormatan bagi NU dan masyarakat Indonesia umumnya. Selain Raja Muhammad VI, beberapa ulama besar dari sejumlah negara juga akan hadir. Said Aqil Siradj menjadi orang Indonesia pertama yang menyampaikan ceramah agama di hadapan Raja Maroko. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya