Berita

Demokrat: Kalau Polisi Lambat yang Salah Bukan SBY

KAMIS, 26 AGUSTUS 2010 | 10:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Presiden Yudhoyono sudah menginstruksikan penanganan yang lebih cepat dalam merespons deretan kasus perampokan bersenjata di beberapa daerah.

Hal itu dikatakan anggota politisi Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, untuk membantah anggapan bahwa SBY tidak menaruh perhatian besar pada kasus-kasus perampokan bersenjata api yang membuat situasi keamanan masyarakat mencekam. Ia pun mengakui, kepolisian saat ini terkesan lamban mengungkap berbagai kriminal bersenjata api, terutama kasus perampokan Bank CIMB di Medan pekan lalu.

"Kita tidak usah terlalu jauh Presiden-lah. Kalau polisi lambat, itu soal Kapolri yang salah, bukan presidennya," ujar Ramadhan kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (26/8).


Menurut anggota Komisi I ini, Presiden pasti memberikan teguran secara langsung kepada para menterinya termasuk Kapolri apabila ada kelambanan dalam merespons hal-hal yang menjadi keresahan masyarakat luas.

"Dia (SBY) kemarin kan sudah tegur menteri-menterinya. Saya kira presiden mengamati perkembangan yang ada," ujarnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya