Berita

Penulis Gurita Cikeas: Tuntaskan Kasus Century adalah Call Tertinggi

SENIN, 23 AGUSTUS 2010 | 14:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Grasi yang diberikan Presiden SBY untuk Syaukani Hassan Rais dan pembebasan bersyarat besan SBY, Aulia Pohan, menjadi momentum baru bagi elemen masyarakat sipil untuk menuntut keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi.

Namun, menurut invetigator korupsi George Junus Aditjondro, penuntasan megaskandal dana talangan untuk Bank Century harus menjadi call atau tuntutan tertinggi. Apalagi, ini adalah amanat wakil rakyat di Parlemen.

Penulis buku “Gurita Cikeas” yang menghebohkan itu kembali menyampaikan kecurigaannya pada sejumlah hal yang mungkin berkaitan erat dengan megaskandal senilai Rp 6,7 triliun itu.

“Saya curiga mengapa tidak ada angin dan tidak ada hujan Boediono ditunjuk SBY sebagai cawapres untuk mendampinginya. Pengangkatan Sri Mulyani Indrawati sebagai Managing Director World Bank juga bisa jadi merupakan permainan di tingkat internasional (untuk menutupi Centurygate),” ujar George kepada Rakyat Merdeka Online, dalam pembicaraan via telepon siang ini (Senin, 23/8).

Menurutnya, walaupun Boediono dan Sri Mulyani belum disentuh, namun pengusutan kasus ini harus terus dilanjutkan. Kelompok anti korupsi harus menggunakan sikap lembaga penegak hukum, Polri, Kejaksaan dan KPK, yang lembek terhadap kasus ini sebagai pecut. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya