Berita

PELAYANAN RS

Menteri Endang Diminta Tingkatkan Pengawasan

RABU, 18 AGUSTUS 2010 | 11:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kalangan DPR terus menyoroti mutu pelayanan rumah sakit yang masih rendah. Fenomena ini dinilai sebagai indikator lemahnya kinerja Kementerian Kesehatan dalam mengawasi mutu pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit kepada pasien. Tidak sering, karena mutu pelayanan rumah sakit yang rendah, pasien harus menanggung kerugian, mulai dari kerugian materi sampai kehilangan nyawa.

Gandung Pardiman, anggota Komisi IX DPR dari Partai Golkar, mengatakan pihaknya masih mendapatkan laporan dari berbagai daerah mengenai mutu pelayanan rumah sakit yang rendah. Dia mengingatkan Menteri Kesehatan Sri Endang Sedyaningsih untuk meningkatkan pengawasan terhadap rumah sakit swasta.

"Kami akan mempertanyakan informasi yang kami terima (mengenai mutu pelayanan rumah sakit). Ini kan menyangkut kepentingan publik," katanya kepada Rakyat Merdeka Online.

Informasi terakhir yang diterima Gandung Pardiman adalah mengenai kerugian yang dialami pasien RS Ichsan Medical Centre (IMC) yang terletak di Tangerang Selatan. Seorang pasien, Hj Rosadah, warga Pondok Aren, Tangsel yang anaknya, Augusta Lisnawati, pernah dirawat di RS itu. Tetapi bukannya sembuh, penyakit yang diderita Augusta semakin parah dan pihak keluarga terpaksa memindahkannya ke RS lain.

"Kami sedang mengumpulkan bukti dari kasus ini. Kami meminta pemerintah menertibkan RS swasta yang banyak merugikan rakyat. Kalau terbukti, harus diberikan sanksi tegas," demikian Gandung. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya