Berita

JAT: Kalau Mau Bom-boman, di Afghanistan atau di Gaza Saja!

SELASA, 10 AGUSTUS 2010 | 10:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL.Ustad Abu Bakar Baasyir tidak pernah menyetujui, apalagi mengkomandoi, serangan bom bunuh diri terhadap sasaran apapun di bumi Indonesia. 

Demikian dikatakan Ketua Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Kota Banjar, Muhtadin, yang sempat bersama-sama Baasyir menghadiri pengajian di Masjid Agung Banjar, Jawa Barat (Sabtu, 7/8).

"Makanya kami protes, kenapa Ustad Abu ditangkap. Dari Sabtu di Banjar sampai Senin pagi di Tasikmalaya, Ustad hanya berdakwah, tidak ada kegiatan lain," kata Muhtadin kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 10/8).


Muhtadin melanjutkan, apa yang menjadi pemikiran Ustad Abu tentang terorisme selalu diajarkan mantan tersangka Bom Bali itu pada pengikutnya dan dijadikan pegangan hidup semua anggota JAT.

"Dengan bom-bom itu kami sangat tidak setuju. JAT di Banjar dan dimanapun tidak setuju aksi teroris,' tegas Muhtadin.

"Kalau mau bunuh diri di Afghanistan, atau di Jalur Gaza saja. Indonesia negara aman. Kalau ada berita dari Jakarta ada seorang pelaku teroris pelaku bom bunuh diri itu adalah anggota JAT, itu rekayasa," imbuh Muhtadin.

Muhtadi yang mengaku dekat dengan Baasyir selalu memperhatikan aktivitas pimpinannya itu, tidak pernah berbau perekrutan apapun, apalagi untuk mendukung kegiatan terorisme.

"Kami merasa keheranan. Apa dosa Ustad Abu? Kami yakin tuduhan Ustad Abu terlibat teroris Aceh pasti rekayasa polisi dari pengakuan orang yang bukan anggota Jamaah Anshorut Tauhid," tandasnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya