Berita

Sah Saja Kalau Ani Yudhoyono Dicurigai

SELASA, 03 AGUSTUS 2010 | 10:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Jakarta, RMOL. Beberapa kali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah kabar yang menyebut Ibu Negara Kristiani Yudhoyono bakal mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden 2014.

Terakhir, bantahan Presiden itu terucap di tengah acara peluncuran biografi Kristiani atau akrab disapa Ani Yudhoyono, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Jumat malam (30/7).

Bantahan yang tercatat sudah tiga kali dilontarkan SBY selama ia menjabat Presiden, malah menimbulkan persepsi masyarakat bahwa awalnya memang ada rencana menjadikan Ibu Ani sebagai pelanjut dinasti Cikeas.


Ketua DPP Partai Demokrat yang juga salah seorang pendiri partai binaan SBY itu, Sutan Bhatoegana, menjelaskan, klarifikasi oleh SBY ditujukan kepada media massa.

"Wacana (Ibu Ani jadi Presiden) dibuat oleh kawan-kawan sendiri, jangan pula salahkan Pak SBY. Angin kencang yang menyebut beliau (Ani) dipersiapkan untuk 2014, jadi perlu dibantah Pak SBY," tegas Sutan.

Ia yakin, dalam benak Ani Yudhoyono pun tidak pernah terlintas kehendak untuk maju ke dalam gelanggang Pilpres 2014.

Namun, Legislator itu mengamini kalau intensitas kegiatan politik Ani Yudhoyono selalu padat. Tetapi itu semata-mata dikarenakan posisinya sebagai Ibu Negara.

"Sebagai Ibu Negara harus mengerti politik, tapi beliau tidak pernah menggurui. Dia banyak mengisi kegiatan sosial yang positif. Kalau ada kecurigaan dari orang lain, sah-sah saja," jelasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya