Dimensy.id
R17

Angkut Perbekalan NASA, Kapsul Robotik SpaceX Dragon Meluncur ke Ruang Angkasa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 21 Maret 2024, 09:17 WIB
Angkut Perbekalan NASA, Kapsul Robotik SpaceX Dragon Meluncur ke Ruang Angkasa
Roket SpaceX Falcon 9 lepas landas dalam perjalanan kargo ke-29 perusahaan untuk NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada Kamis, 9 November 2023/Net
rmol news logo Perusahaan teknologi milik Elon Musk, Space X, akan meluncurkan misi kargo kontraknya yang ke-30 ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) untuk NASA. Jika berjalan sesuai rencana, misi tersebut akan berlangsung pada Kamis (21/3) waktu setempat.

Dikutip dari NASA, Selasa (18/3), kapsul robotik SpaceX Dragon dijadwalkan lepas landas di atas roket Falcon 9 pada pukul 16:55 (waktu setempat) dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida dan akan disiarkan secara langsung di Space.com.

Misi tersebut, yang dikenal sebagai CRS-30 (Commercial Resupply Services-30), akan tiba di ISS pada Sabtu pagi (23/3), mengirimkan makanan, perbekalan, peralatan, dan berbagai eksperimen ilmiah ke laboratorium yang mengorbit.

"Di antara penyelidikan tersebut adalah studi tentang metabolisme tumbuhan di luar angkasa dan serangkaian sensor baru untuk robot Astrobee yang terbang bebas guna memberikan kemampuan pemetaan 3D,” tulis pejabat NASA dalam pembaruannya.

“Penelitian lainnya mencakup studi fisika fluida yang dapat memanfaatkan teknologi sel surya dan proyek universitas dari CSA (Badan Antariksa Kanada) yang akan memantau es laut dan kondisi lautan,” tambah mereka.

Misi CRS-30 akan menghabiskan waktu sekitar satu bulan di ISS sebelum kembali ke Bumi dengan pendaratan di lepas pantai Florida.

Dragon adalah satu-satunya pesawat kargo robotik ISS yang mampu turun dalam keadaan utuh dan mengangkut perlengkapan sains dari stasiun ke peneliti di Bumi.

Dua kapal pengangkut operasional lainnya, kendaraan Progress milik Rusia dan Cygnus milik Northrop Grumman, dirancang untuk terbakar di atmosfer bumi ketika waktu orbitnya habis. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA