Dalam pertemuan tersebut, Arif bersiap melaporkan perkembangan sejumlah riset yang menjadi penugasan Presiden, mulai dari bidang air, kesehatan, kebencanaan, pengolahan sampah hingga teknologi satelit.
"Saya, ya mempersiapkan beberapa laporan yang memang saat ini menjadi penugasan, karena beliau beberapa kali memberikan tugas pada BRIN, ya, untuk meng-update beberapa perkembangan riset dalam berbagai bidang yang menjadi concern beliau," ungkapnya kepada wartawan jelang pertemuan.
Presiden disebut beberapa kali memberikan tugas kepada BRIN untuk memperbarui perkembangan riset di berbagai sektor yang menjadi perhatian pemerintah.
Arif mengatakan, sejumlah hasil riset BRIN mulai memasuki tahap produksi. Salah satunya adalah pengembangan genteng yang saat ini dipersiapkan untuk diproduksi melalui kerja sama dengan Danantara.
BRIN juga tengah mencari mitra untuk mengembangkan teknologi pengolahan air, pengolahan sampah, serta obat-obatan herbal.
“Karena kita pun, tentu BRIN bukan badan yang memproduksi, kita hanya melakukan riset tapi kita harus memastikan bahwa apa yang kita lakukan dalam riset ini bisa dipercepat proses hilirisasinya, sehingga bisa berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain melaporkan perkembangan riset, BRIN juga menyiapkan sejumlah inovasi untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC), khususnya dalam penanganan kebencanaan.
Arif menyebut teknologi dry ice telah diterapkan di lapangan, sementara pengujian inovasi lainnya dipersiapkan melalui koordinasi dengan TNI Angkatan Udara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kementerian Perhubungan.
Di sisi lain, BRIN tengah mengembangkan bahan alternatif untuk menggantikan APP yang sebagian masih bergantung pada impor. Upaya tersebut dilakukan melalui riset mandiri agar kebutuhan bahan untuk mendukung teknologi modifikasi cuaca dapat dipenuhi dari produk dalam negeri.
“Karena itu kita sedang proses untuk me.. apa, melakukan riset sendiri agar kita bisa menggunakan produk yang memang bisa kita hasilkan sendiri,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: