Pembaruan pada Oktober 2026 menunjukkan pembangunan sarana dan prasarana KNMP di Papua Barat Daya secara keseluruhan telah mencapai sekitar 80 persen.
Pelaksana Tugas Kepala Pelabuhan Perikanan Klademak Sorong, Yanti Sri Ijie, menyampaikan bahwa fasilitas KNMP di Kabupaten Raja Ampat telah rampung 100 persen dan siap berproduksi.
"Perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan ekosistem usaha perikanan di Papua Barat Daya," kata Yanti, dikutip Senin 26 Oktober 2026.
Meski demikian, capaian 80 persen merupakan progres pembangunan KNMP secara keseluruhan di tingkat provinsi, bukan angka khusus untuk Tanjung Kasuari.
Status penyelesaian dan kesiapan operasional fasilitas di kelurahan tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan perkembangan di lapangan.
Tanjung Kasuari merupakan satu dari sembilan kelurahan di Kota Sorong yang masuk dalam pengembangan KNMP.
Dalam konsep pengembangan KNMP Kota Sorong, fasilitas yang direncanakan mencakup tambatan perahu, pabrik es, gudang beku atau
cold storage, tempat pelelangan ikan (TPI), balai pelatihan nelayan, serta stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan (SPBUN).
Kesiapan fasilitas penyimpanan, penanganan ikan, pemenuhan persyaratan mutu, kelengkapan dokumen, serta hubungan dengan pembeli menjadi unsur penting untuk membuka akses pasar yang lebih luas.
BERITA TERKAIT: