Apresiasi atas sikap tersebut diwujudkan dengan pemberian bantuan modal usaha kepada Maskina.
Maskina merupakan warga Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep. Sehari-hari, ia bersama istrinya menjalankan usaha kecil-kecilan sekaligus aktif sebagai simpatisan PDI Perjuangan di daerahnya.
Tak jarang, Maskina kembali berdagang setelah mengikuti kegiatan partai dengan tetap mengenakan seragam PDI Perjuangan. Ia tidak khawatir pilihan politiknya berpotensi memengaruhi minat pembeli yang berbeda pandangan.
“Rezeki sudah Allah atur, kita cuma berikhtiar saja,” ujar Maskina, dikutip Senin, 19 Oktober 2026.
Sikap tersebut dinilai Said mencerminkan kebanggaan dan ketulusan Maskina dalam berpartai. Bagi Maskina, keterlibatannya di PDI Perjuangan bukan sekadar aktivitas politik, melainkan bagian dari panggilan hati.
“Kebanggaan dia berpartai, mengenakan seragam PDI Perjuangan sambil berdagang usai kegiatan partai, ini jarang kita jumpai saat ini. Dalam berpartai, bagi Maskina adalah ruang eksistensi, berpartai baginya adalah panggilan hati, itu yang membuat saya terharu,” kata Said.
Tergerak oleh keteguhan tersebut, Said memberikan bantuan modal usaha kepada Maskina. Bantuan itu menjadi kejutan bagi Maskina karena kebiasaannya mengenakan seragam partai saat berdagang tidak pernah dimaksudkan untuk mencari perhatian ataupun memperoleh bantuan.
“Terima kasih banyak kepada Pak Said Abdullah yang sudah memberikan bantuan kepada saya dan keluarga. Saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ini, semoga bantuan ini menjadi berkah,” kata Maskina.
BERITA TERKAIT: