Langkah tersebut diinisiasi oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Banten sebagai upaya pencegahan ekstremisme. Kegiatan berupa dialog ini bertajuk “Jalan Menuju Wasathiyah” dan digelar di Aula Le Dian Hotel & Cottages, Kota Serang, baru-baru ini.
Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari roadmap (peta jalan) yang telah disepakati bersama antara Densus 88 AT Polri dan para eks JI pascapembubaran organisasi tersebut.
“Program ini merupakan rangkaian *roadmap* yang diharapkan dapat mendorong para peserta untuk semakin terintegrasi dan berperan positif di tengah masyarakat, serta meningkatkan komitmen untuk memajukan bangsa Indonesia dengan iman, takwa, dan amanah,” kata Mayndra, dikutip rabu 30 September 2026
Mayndra menambahkan, Densus 88 AT Polri sebelumnya telah melaksanakan 19 kegiatan pemberdayaan eks JI di berbagai wilayah Indonesia. Pelaksanaan program tersebut tentunya didukung oleh mitra daerah yang secara aktif bersinergi dalam proses pencegahan dan deradikalisasi.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Amrullah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, proses transformasi ini diharapkan dapat memperkuat kesamaan pandangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menempatkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Kegiatan “Jalan Menuju Wasathiyah” ini turut menghadirkan sejumlah tokoh eks JI sebagai narasumber, yakni Ustaz Para Wijayanto, Ustaz Muh. Choirul Anam, dan Ustaz Zarkasih.
Dalam acara tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai Rumah Wasathiyah, pemutaran film Refleksi 1 Tahun Pembubaran Jamaah Islamiyah, serta sesi pemecahan masalah (problem solving) melalui pemaparan, diskusi, dan tanya jawab.
BERITA TERKAIT: