Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan bidang Kerakyatan, Eriko Sotarduga. Menurut Eriko, seluruh kegiatan mudik ini melibatkan peran Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) dan Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan (Baguna). Untuk keberangkatan besok, menggunakan kereta cadangan yang disiapkan PT KAI.
"Tujuan Jakarta-Cirebon-Purwokerto-Jogja-Madiun-Kediri. Ada 742 penumpang. Besok itu tujuh gerbong. Kami tidak membeda-bedakan pemudik yang mendaftar. Semua dipersilahkan mendaftar sejak pembukaan mudik gotong royong PDIP dibuka di sekretariat PDI Perjuangan di Lentengagung pekan lalu," papar Eriko, saat memberangkatkan para pemudik di Stasiun Kereta Api Senen, Jumat (1/7).
Eriko menjelaskan dalam mudik tahun ini menggunakan dua moda transportasi, yakni kereta api dan bus. PDI Perjuangan tidak terlalu banyak menggunakan kereta api karena tidak ingin mengurangi kebutuhan masyarakat lainnya yang mau mudik menggunakan Kereta api. Jadi lebih banyak pemudik diberangkatkan menggunakan bus.
Program mudik PDIP ini, kata Eriko, merupakan hasil kerjasama dengan kader di sejumlah daerah. Kader dari wilayah tertentu seperti Semarang, Sukoharjo, hinga Banyuwangi bekerjasama dalam penyediaan bus sesuai dengn tujuan pemudik," ujarnya. Sebelum berangkat, di dalam gerbong, Eriko memberikan sambutan kepada pemudik.
"Mewakili DPP PDIP, saya mengucapkan salam hormat untuk keluarga di kampung dan selamat sampai balik ke Jakarta. Jangan bawa rame-rame ya ke Jakarta. Kecuali bawa yang ada keahliannya. Supaya tidak merepotkan bapak/ibu sekalian," pinta Eriko yang disambut gelak tawa pemudik.
Tampak hadir saat pemberangkatan pemudik, Sekjen Bamusi Falakh Amru, anggota DPR Aria Bima dan pengurus Bamusi dan Baguna. Untuk menemani perjalanan itu, panitia mudik gotong royong membagi-bagikan snack dan buku Islami.
[ysa]
BERITA TERKAIT: