
Paspor Suriah yang ditemukan di dekat tubuh seorang teroris yang tewas meledakkan diri di Paris, Prancis, Jumat malam (13/11) dipastikan palsu.
Teroris itu meledakkan diri di dekat Stade of France, dan dalam paspor yang ditemukan di dekatnya tertulis nama Ahmad Al Mohammad.
Informasi terakhir yang dihimpun dari
France24 menyebutkan bahwa paspor itu digunakan seseorang yang menyamar sebagai pengungsi di Pulau Leros, Yunani, tanggal 3 Oktober lalu. Setelah itu ia menyeberang ke Serbia.
France24 mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri Serbia yang mengatakan bahwa tersangka teroris terdaftar di perbatasan pada tanggal 7 Oktober.
Seorang pejabat intelijen Amerika Serikat kepada
juga menyampaikan keraguannya mengenai keaslian paspor itu karena tidak mencantumkan nomor identifikasi yang benar. Foto dan nama yang tercantum juga tidak sesuai.
Menteri Hukum Prancis Christiane Taubira juga telah mengatakan bahwa paspor itu palsu. [dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: