"Selain itu, persoalan ini terkait dengan hajat hidup orang banyak," kata Wakil Ketua Pansus Pelindo II, Teguh Juwarno di Jakarta, Senin (19/10).
Temuan sementara hingga pembentukan Pansus, semua fraksi di DPR bersepakat sudah terjadi dugaan pelanggaran, apakah muncul dalam bentuk arogansi Dirut Pelindo atau serikat pekerjaannya.
"Tugas kita disitu, untuk membedah secara objektif agar pengelolaan BUMN ini betul-betul dilaksanakan sesuai tata kelola yang benar. Karena tujuan keberadaan BUMN ini kan bila mengacu pada UUD untuk memastikan bahwa terkait hidup orang banyak dikelola sebesar-besarnya kepentingan rakyat," beber dia.
Teguh menambahkan, kalau nanti Pansus menemukan adanya penyimpangan, adanya kerugian dan terjadi abose of power, pihaknya akan menyerahkannya kepada penegak hukum.
"Untuk itu saya menginginkan Pansus ini terbuka dan dilakukan secara objektif," tandas politikus PAN ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: