Eropa Tengah dan Timur Butuh Rempah-Rempah dan Kopi Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 25 September 2015, 14:49 WIB
Eropa Tengah dan Timur Butuh Rempah-Rempah dan Kopi Indonesia
foto: Kemenlu RI
rmol news logo Produk makanan dan minuman Indonesia, seperti kopi dan rempah-rempah memiliki pasar yang potensial di kawasan Eropa Tengah dan Timur, seperti Polandia. Selain itu, produk kue menggunakan tepung Pondan dan gula organik dari Coco Sugar juga menarik minat para importir setempat.

Hal tersebut disampaikan  Ivan Rismi Potolanto, Kepala Seksi Sosial dan Budaya, Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri yang menggalang para pengusaha Indonesia ikut serta dalam POLAGRA Food Fair di Poznan, Polandia.

Kegiatan yang digelar selama empat hari, 21-24 September 2015 itu diikuti beberapa perusahaan Indonesia yakni PT Pondan, Interaromat BV, PT Coco Sugar Indonesia dan Khatulistiwa Coffee.

"Para pengusaha Indonesia sepakat untuk segera menindaklanjuti kerja sama perdagangan ini setelah pameran POLAGRA Food Fair selesai," ujar Ivan mengutip rilis Plt. Kasubdit Ekubang I Direktorat Eropa Tengah dan Timur Ditjen Amerika dan Eropa Kemenlu RI, Enjay Diana yang diterima hari ini (Jumat, 25/9).

Sementara, CEO Interaromat, BV Tutuko mengatakan produk rempah-rempah Indonesia memiliki pasar di Eropa dan cenderung berkembang.

"Dalam dua hari di pameran ini saya telah mendapatkan permintaan sekitar 30 metric ton pala dan 10 metric ton kayu manis dari Indonesia untuk pasar Eropa Tengah dan Timur, khususnya Polandia, Lithuania, Bulgaria dan Ukraina," kata Tutuko.

CEO Khatulistiwa Coffee, Aditya menyampaikan importir Polandia ingin membeli 1 metric ton kopi Indonesia. Ditambahkan bahwa orang Eropa yang berkunjung ke stand Indonesia tertarik dengan kopi Indonesia karena kualitas rasa dan aromanya.

"Saya suka kopi Indonesia. Saya bisa minum tujuh cangkir setiap hari”, ungkap Guillermo dalam bahasa Inggris dengan dialek Spanyol ketika berkunjung ke stand Indonesia untuk menawarkan diri sebagai distributor kopi Indonesia di Eropa Tengah dan Timur.

Polandia adalah negara pertama dari rangkaian misi bisnis Indonesia ke tiga negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Setelah POLAGRA Food Fair, para pengusaha Indonesia melanjutkan misi bisnis ke Ceko dan Slowakia untuk mempromosikan produk makanan dan minuman Indonesia.[wid]
  • TAGS

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA