Al Immam Kecam Keras Praktik Korupsi di Sumut dan Medan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 08 Agustus 2015, 00:15 WIB
Al Immam Kecam Keras Praktik Korupsi di Sumut dan Medan
Teuku Gandawan Xasir/net
rmol news logo Masyarakat Sumatera Utara pada umumnya dan Medan pada khususnya diajak untuk menolak tradisi korupsi yang belakangan ini berkembang luas di kalangan pemerintahan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Seruan ini disampaikan Ketua Steering Committee Muktamar Alumni Ikatan Mahasiswa Muslim Asal Medan (Al Immam), Teuku Gandawan Xasir, dalam perbincangan dengan redaksi, di Jakarta, Jumat malam (7/8).

Menurut Teuku Gandawan Xasir, keprihatinan terhadap praktik korupsi yang seperti sudah menjadi budaya di Sumut dan Medan ini akan menjadi salah satu topik yang dibicarakan dalam Muktamar Al Immam di Wisma Padepokan Volley Indonesia (Wispavo) di Jalan MH. Thamrin, Sentul City, hari Minggu nanti (9/8). Agenda Muktamar itu sendiri adalah memilih ketua umum dan perangkat Al Immam lainnya.

"Kita kecam keras partai-partai yang melahirkan kader yang demikian," ujar Teuku Gandawan.

Alumni Geofisika dan Meteorologi ITB ini juga mengajak anggota Al Immam mengecam keras masyarakat Sumut dan Medan yang semakin pragmatis.

"Kini masyarakat terlihat mau gampangnya, tidak punya keteraturan, dan minim peran serta," kata pakar oseanografi ini lagi.

Dia juga berharap kasus korupsi dan suap yang melibatkan pemimpin di Sumut dan Medan, seperti yang baru-baru ini menimpa Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, tidak terulang lagi di masa datang. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA