Kopka TH ditemukan tewas bunuh diri di salah satu rumah Komplek Asrama Yon Zipur I/DD, Medan Helvetia, Medan, Sumut (Sabtu pagi, 23/5). Kopka TH meregang nyawa dengan cara mengikat leher menggunakan seutas tali (sabuk karate) yang disangkutkan ke plafon rumahnya.
Korban ditemukan tewas gantung diri oleh istirnya menggunakan sabuk karate di ruang tengah rumahnya usia mengantarkan anaknya sekolah. Istri korban yang melihat langsung menjerit histeris dan mengundang perhatian penghuni asrama Yon Zipur I/DD lainnya.
Sejumlah prajurit TNI menyampaikan turu berduka cita. Tangisan pecah ketika jenazah Kopka Tri Haryanto disemayamkan di peristirahat terakhir di Pemakaman Umum Patumbak, Deliserdang.
Seperti dikabarkan
MedanBagus.com, belum jelas apa yang menjadi motif Kopka Tri Haryanto nekad mengakhiri hidupnya dengan cara singkat seperti itu.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Eno Solehuddin saat dikonfirmasi wartawan Minggu (24/5), belum bersedia berkomentar tentang motif gantung diri Kopka Tri Haryanto tersebut.
Dan seperti dilansir dari
JPNN, menurut keterangan yang diperoleh, dikabarkan Kopka Tri Haryanto bunuh diri lantaran tak tahan menjalani tugasnya saat ini dan meminta pindah dinas. Namun, lantaran tak kunjung dipenuhi dan depresi, korban pun nekat mengakhiri hidupnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: