Hipmi Siap Mencetak Pengusaha Muda yang Nasionalis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 12 Januari 2015, 01:36 WIB
Hipmi Siap Mencetak Pengusaha Muda yang Nasionalis
foto:net
rmol news logo . Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) akan menyiapkan kader-kadernya sebelum menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir tahun 2015. Salah satu yang disiapkan Hipmi adalah semangat kebangsaan di kalangan pengusaha muda.

"Kita membutuhkan pengusaha Indonesia yang tidak hanya memikirkan soal keuntungan pribadinya, namun juga memikirkan soal kebesaran bangsanya," ujar Bahlil Lahadalia, calon ketua umum Hipmi periode 2015-2018, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/1).

Menurut Bahlil, bila semua pengusaha Indonesia bersikap egois, maka keberhasilan ekonomi Indonesia hanya akan terus dirasakan oleh segelintir orang. "Hipmi memiliki kemampuan untuk mencetak kader-kader pengusaha muda yang kuat rasa kebangsaannya," ujar Bahlil.

Oleh karena itu, Bahlil mengatakan, Hipmi mendatang akan menanamkan rasa dan semangat kebangsaan yang kuat di dalam setiap kader pengusaha. Menurutnya, hal itu penting bila mengingat semakin dekatnya era MEA.

Itu mengapa, kata Bahlil, Hipmi memerlukan pemimpin yang paham cara kerja Hipmi luar dan dalam, serta mampu memaksimalkan potensi organisasi kader tersebut untuk memberikan pembinaan kepada anggotanya.

"Saya sudah 10 tahun telah 'merangkak' dari Hipmi daerah hingga sekarang di tingkat pusat. Pengalaman organisasi saya di Hipmi menjadi aset yang sangat dibutuhkan untuk menjadi nahkoda Hipmi agar organisasi ini mampu mengisi keberhasilan ekonomi Indonesia dengan rasa kebangsaan yang kuat," tutur Bahlil.

Sebelumnya, Ketua Umum Hipmi 2011-2014 Raja Sapta Oktohari mengatakan, kepengurusan Hipmi mendatang harus dapat memastikan MEA memberikan dampak positif bagi pengusaha muda Indonesia. Oleh karena itu, kata Raja, Hipmi sebagai wadah pengusaha muda harus mampu mengaplikasikan konsep dan dasar pemikiran tentang MEA.

"Pengurus Hipmi mendatang harus bisa mengaplikasikan konsep dan dasar pemikiran tentang MEA dan bagaimana aplikasi memberi dampak positif bagi pengusaha muda di Indonesia," kata Raja.

Seperti diketahui, Hipmi sedang menggelar Musyarah Nasional (Munas) ke-XV di Bandung, Jawa Barat. Tiga kandidat akan bertarung merebut posisi ketua umum periode mendatang dalam Munas yang mengusung tema "Pengusaha Muda Menjawab Tantangan Global". Mereka adalah Bahlil Lahadalia, Bayu Priawan Djokosoetono dan Andhika Anindyaguna Hermanto. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA