Kunjungan wisatawan ke objek wisata Gunung Galunggung di musim liburan ini menurun hingga 20 persen. Hal ini diduga akibat cuaca ekstrim yang kerap terjadi sehingga pelancong mengurungkan niat untuk liburan ke kawasan pegunungan.
Menurut pengelola objek wisata Galunggung, Holidin Dahlan, para pengunjung yang ada saat ini didominasi oleh wisatawan lokal yang berasal dari Kota Tasikmalaya, Ciamis, dan Garut.
Sebelum memasuki musim libur panjang, pemerintah telah melakukan perbaikan sarana permainan air dan jalan akses menuju objek wisata Galunggung. Hal tersebut dilakukan untuk menyedot kunjungan wisatawan. Tapi karena cuaca tidak menentu dan ekstrim, tetap perbaikan tersebut tidak bisa mendongkrak kunjungan wisatawan," kata Holidin kepada wartawan di lokasi wisata (Jumat, 2/1).
Di obyek wisata andalan Kabupaten Tasikmalaya ini, para pengunjung dibebaskan mengunjungi kawah Gunung Galunggung dengan meniti 620 buah anak tangga. Di sini pengunjung akan disuguhi pemandangan yang indah, seperti danau tempat wisata rekreasi air.
Sementara di area dekat parkiran, pengunjung bisa menikmati puluhan kolam renang dan sungai yang masih alami, hingga pemandian semi modern dengan air panas yang mengandung belerang. Air panas ini dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.
[ian]
BERITA TERKAIT: