Karena itu, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, mengajak sejumlah pejabat di kementeriannya untuk melihat secara langsung aktivitas perdagangan di kawasan tersebut, dan mengunjungi korban.
"Aktivitas perdagangan di lokasi banjir 95 persen lumpuh. Pemerintah akan membantu perbaikan pasar-pasar ini hingga dapat beroperasi kembali," sebut Gobel sebagaimana dilansir
JPNN (Jumat, 26/12).
Selain memberi bantuan rehabilitasi pasar, lanjutnya, pemerintah juga memberikan bantuan berupa selimut, sarung, dan sembako. Secara nasional, pemerintahmemastikan dan menjamin selama Natal, dan Tahun Baru 2015, persediaan bahan pokok dalam kondisi stabil.
"Bahan pokok tersedia di pasar dalam jumlah yang cukup selama Natal dan Tahun Baru 2015 mengingat banjir menyebabkan distribusi logistik terganggu dan mempengaruhi harga sejumlah komoditas," terang dia.
Menurut Gobel, Kemendag tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Perhubungan dan Kepolisian untuk memperlancar arus barang ke daerah terdekat dengan lokasi banjir.
"Agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan tidak mengalami kelangkaan," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: