Ini Tiga Tantangan Baru Kaum Ibu Versi Hatta Rajasa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 22 Desember 2014, 09:29 WIB
Ini Tiga Tantangan Baru Kaum Ibu Versi Hatta Rajasa
hatta rajasa/net
rmol news logo . Pada 22 Desember 1928, 86 tahun yang lalu, Gerakan Kebangsaan yang digagas oleh 30 pergerakan kaum perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera menginspirasi ebangkitan kaum perempuan Indonesia pada waktu itu.

"Itu sesungguhnya adalah bibit kesadaran untuk merdeka dari penjajahan dan penindasan," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, dalam akun twitter-nya @hattarajasa beberapa saat lalu (Senin, 22/12).

Kini, lanjut Hatta, di alam demokrasi dan globalisasi, perjuangan kaum ibu menghadapi tantangan baru. Tantangan itu berupa kekerasan, perdagangan wanita, dan kematian ibu.

"Marilah kita bangkitkan kesadaran kolektif kita untuk berjuang bersama kaum perempuan Indonesia," demikian Hatta Rajasa, terkait dengan Peringatan Hari Ibu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA