Jokowi: Media Harus Menggigit Tapi yang Mendidik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 19 Desember 2014, 01:47 WIB
Jokowi: Media Harus Menggigit Tapi yang Mendidik
jokowi/net
rmol news logo . Saat ini, pemberitaan pers sudah semakin terbuka. Karena itu, pemberitaan ini juga harus memiliki jalan keluar untuk mengatasi persoalan yang diberitakan.

"Menggigit tapi yang mendidik, bukan yang melukai, bukan mendidik yang membuat berdarah," kata Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara HUT LKBN Antara ke-77 di Wisma Antara, Jakarta Pusat (Kamis, 18/12).

Jokowi menilai, saat ini industri media juga melihat kebutuhan pasar. Bila pasar senang dengan hal-hal yang sensasional, maka yang disampaikan hal-hal yang sensasional. Padahal semestinya, media juga harus menumbuhkan optimisme pada masyarakat dari berita yang dihasilkan.

"Kalau hal-hal seperti itu kita teruskan, yang terbangun adalah sebuah opini negara persepsi negara yang kalau dilihat menjadi sesuatu yang negatif. Sesuatu yang menjadikan kita pesimis, padahal yang kita ingin bangun ke depan adalah harapan yang penuh optimisme," demikian Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA