Itu sama sama artinya akan mempersulit rakyat untuk segera mendapatkan haknya dalam berbagai bidang kehidupan.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Fahira Idris, beberapa saat lalu (Selasa, 4/11).
"Kalau dualisme ini tidak segera diakhiri, saya khawatir muncul sikap antipati masyarakat terhadap para wakilnya di parlemen. Kalau ini sampai terjadi, apapun kebijakan parlemen, rakyat tidak akan mendukungnya," ungkap Fahira.
Bagi Fahira, para wakil rakyat yang sekarang ada di parlemen, dipilih rakyat karena dianggap punya kemampuan lebih, baik dalam berpikir maupun bertindak.
"Marilah kita tunjukkan bahwa rakyat tidak salah memilih kita," demikian Fahira.
[ysa]
BERITA TERKAIT: