Umat Lintas Agama Gelar Doa Bersama Sehari Sebelum Pelantikan Jokowi-JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 17 Oktober 2014, 16:46 WIB
Umat Lintas Agama Gelar Doa Bersama Sehari Sebelum Pelantikan Jokowi-JK
rmol news logo . Sehari menjelang pelantikan Jokowi-JK, Minggu (19/10), ribuat umat lintas agama agar menggelar doa bersama di Masjid Sunda Kelapa, di Pura AGung Wira Satya B Tanah Abang, dan di Gereja Katedral.

Demikian disampaikan Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, selaku Koordinator doa dan dzikir nasional dalam jumpa pers, Jumat Sore (17/10).

Saat menggelar jumpa pers di Masjid Sunda Kelapa itu, Nusron didampingi Zuhairi Misrawi, Koordinator dari Kristen Katolik Romo Beni Soesetyo, Koordinator dari umat Hindu Wayan Sudarmaja, serta Juru Bicara Dewan Masjid Indonesia (DMI) Herry Sucipto.

Menurut Nusron, dalam doa dan dzikir nanti akan didahului khataman alquran oleh 50 hafidz atau penghafal Alquran dan dihadiri sekitar 6.000 jamaah.

"Filosofi dari makna kegiatan itu semua, kita sebagai rkayat ingin mendoakan pemerintahan Jokowi-JK nanti religius dan diridhoi Allah SWT," kata Nusron Wahid.

Karena acara tersebut memang maknanya spiritual, kata Nusron, maka dilakukan secara khusuk. Dalam acara tersebut nanti, seusai khataman ALquran akan ada sambutan dari Jokowi, tausyiah oleh Quraisy Shihab.
 
"Setelah itu ditutup dengan doa dengan harapan Pak Jokowi-JK bisa membawa Indonesia yang lebih sejahtera," ungkapnya.
 
Romo Beni mengungkapkan, dalam acara di Katedral nanti Misa akan dimulai pukul 19.00-20.00 dan akan dihadiri sekitar 200 jemaat. Hadir juga Keuskupan Agung Jakarta.
 
"Doanya nanti agar Pak Jokowi dalam memimpin mampu bawa Indonesia ke kejayaan, dan mampu menghantar pada keadilan dan kesejahteraan," katanya.
 
Di tempat sama, Zuhairi menjelaskan, acara doa bersama untuk Indonesia damai ini merupakan suatu harapan dari umat beragama agar Jokowi-JK dalam kepemimpinannya membawa pembaruan dan kesejahteraan, serta keadilan.

Jadi, lanjut Zuhairi, sebelum diambil sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-JK nanti akan mengikuti kegiatan bernuansa religius.

Nantinya, Jokowi-JK akan menghadiri sejumlah kegiatan di Masjid Sunda Kelapa, Pura Agung Wirastya Tanah Abang, Gereja Katedral.

"Ini untuk Indonesia damai dan membawa perubahan di bawah pemerintahan Jokowi-JK. Acara ini digelar langsung oleh panitia syukuran rakyat dan gabungan relawan," katanya.

Dijelaskan Zuhairi, pada Minggu (19/10) pukul 16.00-16.15, Jokowi-JK akan menghadiri acara  doa bersama umat Hindu se-Jabodetabek di Pura Agung Wirasatya Tanah Abang.

"Pak Jokowi-JK kurang lebih satu jam di sana dan akan bersilaturahmi dengan umat Hindu," kata Zuhairi.

Pada pukul 17.15, Jokowi-JK  akan mendatangi Masjid Sunda Kelapa. Di sini akan dilaksanakan khatamul quran bersama ribuan umat muslim.

Akan hadir pula ulama, cendekiawan, tokoh muslim. Pukul 19.20, Jokowi akan ke Gereja Katedral menyapa umat Kristiani di sana.

Zuhairi menambahkan, umat agama lain seperti Budha dan Konghucu juga akan menggelar doa di tempat ibadah masing-masing.

"Tidak hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh Indonesia demi perdamaian dan keadilan negeri ini," demikian Zuhairi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA