Hal lain yang juga tak kalah penting, sosok Menteri ESDM adalah seorang profesional murni, tidak terafiliasi dengan parpol tertentu apalagi titipan tokoh tertentu yang sudah digadang-gadang bakal terpilih. Penegasan ini penting sebab belakangan muncul beberapa nama melalui hasil polling kemudian mendapat garansi tokoh tertentu.
"Padahal, tokoh yang memberikan garansi justru bermasalah dan semua orang tahu siapa dia. Kan aneh, kalau orang seperti ini sampai terpilih menjadi menteri, sedangkan publik tidak tahu apa konsepnya untuk membangun kementerian ESDM kedepan," kata pengamat kebijakan publik, Rusmin Effendi, beberapa saat lalu (Rabu, 14/10).
Saat ini, lanjut dia, beredar beberapa nama yang digadang-gadang sebagai Menteri ESDM antara lain, Iwan Ratman, Poltak Sitanggang, Ery Ryana Hardjapamekas, Darwin Silalahi, Ari Soemarno, Evita Legowo, Tumiran, Raden Priyono, dan Kurtubi. Dari sekian nama itu, ia meyakini hanya Iwan Ratman yang sudah teruji melalui gagasan Revolusi Energi. Selain punya track record dan pengalaman di bidang migas, Iwab seorang nasionalis sejati yang berkomitmen terhadap bangsa dan negara.
"Kalau Jokowi benar-benar berkomitmen memberantas mafia migas, saya percaya Iwan Ratman orang yang tepat karena beliau benar-benar profesional murni yang tidak terafiliasi dengan partai politik. Selain masih muda, fresh dan energik beliau juga punya
chemistry yang bisa diandalkan. Kan sudah terbukti, dua orang menteri dari Demokrat, kedua-duanya bermasalah," demikian Rusmin.
[ysa]