Head of auction PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi, mengatakan, saat ini ada 4 BUMN Konstruksi yang lolos, dari total 8 peserta yang ikut tender dalam proyek kelistrikan. Ia memastikan pihaknya melibatkan lembaga BPK dan BPKP untuk mengaudit pelaksanaan proyek ini, menanggapi isu patgulipat alias kecurangan dalam tender kelistrikan bandara.
Agus menjamin, pelaksanaan proyek kelistrikan ini dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang ada. Termasuk tim indepeden yang dibentuk perusahaan untuk menilai kualitas para peserta tender. Tim independen ini diambil dari berbagai universitas seperti UI, ITB, ITS dan internal AP II untuk menyeleksi para peserta tender tersebut.
Sementara itu, suara dari kalangan Dewan di Senayan tetap meminta proses tender proyek peningkatan kapasitas dan jaringan listrik (PKJL) Bandara dievaluasi.
Anggota Komisi V DPR yang membidangi transportasi dan perhubungan, Rendy Lamadjido, mengingatkan Angkasa Pura II untuk tidak gegabah dalam melakukan tender proyek bernilai Rp 920 miliar itu.
"Kami akan panggil Dirut untuk menjelaskan masalah ini. Sebaiknya harus dievaluasi ulang prosesnya. Saya dengar banyak yang tidak beres dan menyalahi prosedur,’’ ungkapnya Rendy dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (13/10).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini resah dengan kabar santer yang menyebutkan patgulipat dalam proyek kelistrikan guna memenangkan salah satu peserta tender.
"Sebagai mitra kerja, kami ingatkan agar AP II tidak gegabah. Jangan sampai hanya gara-gara ini, masuk KPK. Karena AP I baru saja kena kasus Damkar," ucapnya mewanti-wanti.
[ald]
BERITA TERKAIT: