HUT TNI

Sekjen PDIP: Sudah Cukup Bila TNI Memegang Teguh Amanat Jenderal Soedirman

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 06 Oktober 2014, 11:48 WIB
Sekjen PDIP: Sudah Cukup Bila TNI Memegang Teguh Amanat Jenderal Soedirman
tjahjo kumolo/net
rmol news logo . Di Hari Ulang Tahun ke-69, Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus merenungkan kembali amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Soedirman mengatakan, tentara hanya mempunyai kewajiban satu yaitu mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya.

"Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini," kata Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, kepada RMOL beberapa saat lalu (Senin, 6/10).

Amanat Jenderal Soedirman ini, jelas Tjahjo, bermakna bahwa TNI harus menjadi tentara yang profesional, efektif, efisien, dan modern. TNI juga harus fokus pada tugas pokok tanpa mencampuri urusan politik dan urusan lain yang bukan menjadi tugas pokoknya.

Pada sisi lain, lanjutnya,  kebijakan politik negara juga harus diarahkan untuk mendukung TNI agar menjadi tentara yangg professional.

"Untuk itu harus disediakan anggaran yangg memadai untuk pengadaan alutsista, pelatihan prajurit maupun kesejahteraan prajurit dan keluarganya," demikian Tjahjo. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA