Soedirman mengatakan, tentara hanya mempunyai kewajiban satu yaitu mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya.
"Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini," kata Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, kepada
RMOL beberapa saat lalu (Senin, 6/10).
Amanat Jenderal Soedirman ini, jelas Tjahjo, bermakna bahwa TNI harus menjadi tentara yang profesional, efektif, efisien, dan modern. TNI juga harus fokus pada tugas pokok tanpa mencampuri urusan politik dan urusan lain yang bukan menjadi tugas pokoknya.
Pada sisi lain, lanjutnya, kebijakan politik negara juga harus diarahkan untuk mendukung TNI agar menjadi tentara yangg professional.
"Untuk itu harus disediakan anggaran yangg memadai untuk pengadaan alutsista, pelatihan prajurit maupun kesejahteraan prajurit dan keluarganya," demikian Tjahjo.
[ysa]
BERITA TERKAIT: