"Sebab Jokowi sejak awal memiliki keyakinan politik bahwa basis legitimasi yang diberikan rakyat melalui dukungan ribuan relawan, dan puluhan juta rakyat yang bergerak dalam satu kesatuan semangat perubahan menjadi benteng terkuat Jokowi untuk menghadapi gerakan ketidakpuasan tersebut," kata Wasekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Jumat, 25/7).
Pihak Jokowi-JK menyadari sepenuhnya bahwa penyelesaian sengketa hasil pemilu melalui MK merupakan cara terbaik yang tersedia sesuai perintah Konstitusi. Karena itu Hasto menekankan bahwa pihaknya percaya bahwa MK akan berdiri kokoh menjadi benteng demokrasi dan tidak akan mengulangi pengalaman terburuk lembaga tersebut ketika dipimpin oleh Akil Mochtar.
Karenanya, MK harus menempatkan dirinya pada tugas bernegara tersebut dengan tetap mengedepankan sikap kenegarawanan dimana hukum berupa keadilan akan benar-benar diterapkan. Semua pihak pun harus memahami bahwa Konstitusi adalah nyawanya kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Tidak boleh ada satu pihakpun yang bertindak sepihak dan memaksakan kehendaknya hanya karena ambisi kekuasaan," kata Hasto, yang juga percaya MK yang sedang memulihkan dirinya akan mampu berdiri kokoh sebagai benteng demokrasi.
"Jangan sampai legitimasi rakyat yang begitu kuat diabaikan hanya karena obsesi terhadap berbagai bentuk kecurangan," ujarnya.
Dia melanjutkan bahwa memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki dalam sistem pemilu Indonesia. Namun apapun, terbukti rakyat telah memberikan kepercayaan yang begitu kuat.
"Rakyat telah bersuara dan itulah suara kebenaran yang harus terus menerus kita dengarkan," lanjutnya.
Hasto juga menyatakan Tim Jokowi-JK akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya terhadap proses hukum dan politik yang sedang dijalankan oleh Tim Prabowo-Hatta. Meskipun proses itu telah berjalan, namun tekad untuk Indonesia satu yang disuarakan melalui salam tiga jari, tetap tidak akan berhenti dikumandangkan.
"Salam tiga jari adalah gerak rekonsiliasi nasional yang muncul dari jiwa terdalam untuk Indonesia yang lebih baik," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: