SYUHADA RAMADHAN

Quthbuddin asy-Syirazi, Ulama yang Berhasil Meneliti Fenomena Pembentukan Pelangi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 23 Juli 2014, 01:46 WIB
Quthbuddin asy-Syirazi, Ulama yang Berhasil Meneliti Fenomena Pembentukan Pelangi
ilustrasi/net
rmol news logo . Di antara cendekiawan muslim yang berhasil meneliti fenomena pembentukan pelangi dan berhasil menemukan penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut adalah Quthbuddin Mahmud bin Mas`ud bin Mushlih Asy-Syirazi.

Ulama yang dikenal sebagai Quthbuddin asy-Syirazi ini lahir pada Oktober 1236 ketika dunia Barat masih diselimuti masa kegelapan. Ketika Barat masih gagap ilmu pengetahuan, Quthbuddin asy-Syirazi telah hadir sebagai sosok yang begitu maju dan mengagumkan di bidang matematika, fisikawan, astronom, dan kedokteran.

Maka ketika Barat belum memiliki rumah sakit yang baik, Quthbuddin Shirazi sudah aktif sebagai dokter dan bertahun-tahun bekerja di rumah sakit Shiraz, Iran selatan. Saat itu, rumah sakit di belahan Timur, atau dunia Islam, sudah sangat istimewa dan berkelas.

Dalam bidang kedokteran, penulis al-Tuhfatu al-Syahiyyah tentang kinematika ini juga mempelajari dengan baik kitab kedokteran Al-Qanun fi al-Thibb karya Ibnu Sina, atau yang di Barat dikenal sebagai Avicena. Dari hasil kajiannya terhadap pikiran Ibnu Sina itu, ia juga menghasilkan karya baru berjudul Al-Tuhfatu al-Sa'diyyah.

Di luar ilmu eksak, Quthbuddin Shirazi juga adalah seorang ulama yang diperhitungkan dan terkemuka. Bahkan murid dari Nashiruddin Thusi ini dikenal sebagai filosof ternama. Sementara karyanya Nihayatu al-Idrak fi Dirayati al-Aflak, sebuah Kitab yang di dalamnya terdapat berbagai disiplin ilmu seperti ilmu falak, geologi, oseanologi, klimatologi, meteorologi, mekanika dan optik, menjadi perbincangan dari masa ke masa.

Tanggal 24 Ramadhan 710 Hijriah, atau 7 Februari 1311, ulama yang pernah menjadi hakim ini juga akhirnya meninggal dunia. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA