Dinasti Rente, Membongkar Selubung Korupsi Pemerintahan Ratu Atut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 05 Juni 2014, 08:35 WIB
<i>Dinasti Rente</i>, Membongkar Selubung Korupsi Pemerintahan Ratu Atut
buku dinasti rente/net
rmol news logo . Kekuasaan dan korupsi merupakan salah satu isu usang dalam kehidupan. Namun apa daya, isu ini akan selalu dan terus bergulir selama kehidupan masih ada.

Ada pihak yang mengingatkan agar menjauhi politik dan kekuasaan. Sebab politik dan kekuasaan dinilai sebagai cara paling baik untuk menyengsarakan.

Namun ada juga yang menilai politik dan kekuasaan itu harus diperjuangkan. Sebab politik dan kekuasaan dinilai sebagai cara untuk meraih kebahagian bersama antar sesama umat manusia.

Demikian dikatakan Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online, Teguh Santosa, saat berbincang pagi ini (Kamis, 5/6)

"Hal yang pasti, sekali lagi, tema ini tetap penting di tengah kehidupan. Lebih-lebih bagi Indonesia yang kini sedang menghadapi masa-masa pergantian kekuasaan," kata Teguh, yang juga Dosen FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Karena itulah, ungkap Teguh, kantor berita politik Rakyat Merdeka Online dan penerbit Booknesia akan membahas dua persoalan ini. Pembahasan akan dikemas dalam diskusi dengan "Membangun Tanpa Korupsi." Acara yang akan digelar siang nanti (Kamis, 5/6), akan dilaksanakan di gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62, Jakarta Pusat.

Akan hadir dalam diskusi ini Kordinator ICW Ade Irawan, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Daulay, Walikota Palu Rusdy Mastura, dan penulis buku "Dinasti Rente" Dahnil Anzar. Menurut rencana, Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama juga akan hadir sebagai pembicara.

"Diskusi ini juga digelar dalam rangka peluncuran buku "Dinasti Rente" karya Dahnil Anzar yang membongkar selubung korupsi di Banten pada masa pemerintahan Ratu Atut," demikian Teguh. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA