Karena itu, Ketua MPR Sidarto Danusubroto, berharap Pilpres 2014 mengahasilkan sosok pemimpin jujur, sederhana, dan berani menseleksi orang-orang yang dapat bekerja secara profesional di borokrasi. Ia pun yakin, bila pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla bisa melakukan hal tersebut.
"Saya memang tidak boleh kampanye, tapi untuk saat ini memang rakyat butuh pemimpin yang bisa melayani bukan menyuruh. Sosok sederhana tapi berkualitas," kata Sidarto, yang juga politisi PDI Perjuangan, dalam peluncuran buku dan bedah Pimikiran Reformasi Birokrasi di Museum Nasional, Jakarta Pusat (Selasa, 3/6).
Di tempat yang sama, Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasodjo mengatakan, kesulitan di birokrasi saat ini adalah memerintahkan pejabat dengan gaya hidup tinggi dan mewah
"Kalau birokrasi bersih, akan mendapatkan
income yang banyak. Lalu masalah Korupsi juga, jika orang-orang yang bekerja itu amanah tidak akan ada itu korupsi," ujar Eko.
Untuk menyelesaihan permasalahan tersebut, menurut Eko harus ada Revisi UU, dan memang bisa saja membutuhkan waktu hingga dua atau tiga tahun.
"Contoh masalahnya seperti CPNS di daerah, seleksi CPNS jadi bisa dimainkan oleh orang-orang yang tidak amanat. Mereka rela mengeluarkan banyak uang demi menjadi PNS. Hal ini yang harus kita tangani agar nggak bisa dimainkan. Kita harus kompeten menseleksi mereka-mereka yang berkualitas," demikian Eko.
[ysa]
BERITA TERKAIT: