Kabar Jokowi Mau Hapus Tunjangan PNS Menyesatkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 29 Mei 2014, 05:35 WIB
Kabar Jokowi Mau Hapus Tunjangan PNS Menyesatkan
jokowi/net
rmol news logo . Saat ini banyak pesan singkat (SMS) yang menyudutkan Jokowi. Pesan singkat ini menyebar hingga kepada orang-orang yang ada di pelosok daerah.

Di antara pesan singkat itu misalnya menyebutkan bahwa Jokowi akan menghapus remunerasi Pegawai Negeri Sipil jika terpilih jadi presiden. Tentu saja pesan singkat ini dibantah oleh kubu Jokowi seperti anggota Tim Penyusun Visi Misi Jokowi-JK, Eva Kusuma Sundari.

"Kalau Pak Jokowi akan hapus tunjangan PNS tidak benar dan menyesatkan," kata Eva saat diskusi publik yang digelar Pusat Kajian Trisakti (Puskatri) dengan tema "Konstektualisasi Trisakti di Abad 21 Menuju Masyarakat Indonesia Maju, Berkualitas, Sejahtera dan Demokrasi" di Hotel Royal Kuningan, Jakarta (Rabu, 28/5).

Menurut Eva, belakangan ini memang yang terus dihajar oleh serangan negatif adalah Jokowi. Dia pun membantah bahwa pihaknya sengaja melakukan strategi bunuh diri sendiri supaya mendapat simpati.

"Tidak benar. Kita main bersih, tidak memfitnah, dan tidak serang mereka," ujarnya.

Eva pun menduga bahwa isu-isu seperti ini hanya bisa dilakukan oleh kelompok yang terorganisir. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA