Pemerintahan Mendatang Dihantui Krisis Listrik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 29 Mei 2014, 03:52 WIB
Pemerintahan Mendatang Dihantui Krisis Listrik
ilustrasi/net
rmol news logo . Pemerintahan saat ini mewariskan beragam masalah dan persoalan kepada pemerintahan mendatang. Di antara warisan itu adalah ancaman krisis listrik yang bakal terjadi pada 2015.

"Ancaman di tahun 2015 adalah kelangkaan listrik," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Trisakti, Fahmi Habsy, di sela-sela diskusi publik bertajuk "Konstektualisasi Trisakti di Abad 21 Menuju Masyarakat Indonesia Maju, Berkualitas, Sejahtera dan Demokrasi" di Hotel Royal Kuningan, Jakarta (Rabu, 28/5).

Berdasarkan informasi yang didapat, katanya, akselerasi I tahun 2006 realisasinya baru 75 persen. Sementara akselerasi II tahun 2010 pun tidak jalan. Karenanya, ia mengatakan, pemerintahan berikutnya akan diwariskan soal kelangkaan listrik pada 2015.

"Pertanyaannya selama ini adalah menteri-menteri yang menangani energi dan tidak pernah beritahu ke masyarakat, siapa yang bertanggungjawab," katanya.

Dia pun mempertanyakan apakah masyarakat masih menggantungkan harapan kepada pejabat yang mempunyai kewenangan menyelesaikan atau mengkoordinasikan masalah ini tapi tidak berbuat atau tidak [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA