"Ancaman di tahun 2015 adalah kelangkaan listrik," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Trisakti, Fahmi Habsy, di sela-sela diskusi publik bertajuk "Konstektualisasi Trisakti di Abad 21 Menuju Masyarakat Indonesia Maju, Berkualitas, Sejahtera dan Demokrasi" di Hotel Royal Kuningan, Jakarta (Rabu, 28/5).
Berdasarkan informasi yang didapat, katanya, akselerasi I tahun 2006 realisasinya baru 75 persen. Sementara akselerasi II tahun 2010 pun tidak jalan. Karenanya, ia mengatakan, pemerintahan berikutnya akan diwariskan soal kelangkaan listrik pada 2015.
"Pertanyaannya selama ini adalah menteri-menteri yang menangani energi dan tidak pernah beritahu ke masyarakat, siapa yang bertanggungjawab," katanya.
Dia pun mempertanyakan apakah masyarakat masih menggantungkan harapan kepada pejabat yang mempunyai kewenangan menyelesaikan atau mengkoordinasikan masalah ini tapi tidak berbuat atau tidak
[ysa]
BERITA TERKAIT: