Demikian disampaikan staf khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief. Andi Arief pun memberi contoh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Luhut Panjaitan yang membuat surat mundur dari Golkar karena mendukung Jokowi.
"Kelihatannya keren sampai keluar dari partai Golkar. Padahal di balik itu kepentingan bisnisnya memang dititipkan di Jokowi," kata Andi Arief dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 22/5).
Anak tertua Jokowi yang bernama Rakabu, sambung Andi Arief, memiliki perusahaan PT Rakabu Sejahtera, yang adalah anak perusahaan Holding PT Toba Sejahtera milik Luhut Panjaitan. Dan bila mau diteruskan lagi, media menulis seolah-olah anak sulung Jokowi itu baru pada tahun 2011 memiliki bisnis katering dengan memakai uang Bank. Padahal itu sengaja untuk menutupi uang Jokowi yang diwakilinya di PT Rakabu Sejahtera.
"Entah dari mana setor Modal 15 miliar si Rakabu, yang jelas saat itu ia masih sekolah. Jokowi Cuci uang? Ah itu bisa fitnah nantinya, kecuali KPK sudah kembali KPK yang sebenarnya. KPK saat ini sudah melorot, kepercayaan publik melorot," demikian Andi Arief.
[ysa]
BERITA TERKAIT: