Demikian disampaikanDirektur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, kepada
Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Rabu, 21/5).
Menurut Said, Demokrat sengaja tidak mau bersusah-payah berjuang memenangkan salah satu pasangan calon. Namun setelah Pilpres usai, mereka tinggal menawarkan dukungan di parlemen kepada capres-cawapres terpilih, dengan modal 61 kursi yang dimilikinya.
Baik Jokowi-JK maupun Prabowo-Hatta yang memenangkan Pilpres, lanjut Said, Demokrat tetap akan dicari karena pasangan calon terpilih akan membutuhkan dukungan yang kuat di parlemen.
"61 kursi DPR RI milik Demokrat bisa dibarter dengan beberapa kursi menteri," demikian Said.
[ysa]
BERITA TERKAIT: