"Saya lihat Ketua Umum Demokrat SBY ini sudah mulai linglung. Ini lantaran mereka mulai sadar bahwa Demokrat sedang diambang kegagalan untuk mengusung capres," kata Direktur Eksekutif Sineri Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 17/5).
Di tengah kegalauan ini, lanjut Said, satu-satunya cara yang bisa menjadi penolong Demokrat adalah Partai Golkar. Nama Sultan diwacanakan untuk mempengaruhi sikap Golkar agar tidak berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan Gerindra.
Melalui strategi merayu ini, lanjut Said, SBY coba mempengaruhi psikologis Golkar. Dia ingin membuat Partai Golkar mikir.
"Daripada Golkar berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan Gerindra tetapi tidak mendapatkan apa-apa, kan lebih baik berkoalisi dengan Demokrat mendapatkan posisi capres," demikian Said.
[ysa]
BERITA TERKAIT: