Hadi Purnomo Harus Buka Semua Penyimpangan Pajak Sejumlah Pejabat Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 22 April 2014, 11:13 WIB
Hadi Purnomo Harus Buka Semua Penyimpangan Pajak Sejumlah Pejabat Negara
bambang soesatyo/net
rmol news logo . Sebelum ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), keputusan Hadi Purnomo untuk menerima keberatan pajak BCA  sudah digunjingkan ketika Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang mengaudit kasus Bank Century.

Saat itu, misalnya, dimunculkan cerita bahwa Hadi punya rumah mewah di Los Angeles. Cerita ini sengaja dimunculkan  untuk menekan Hadi agar tidak coba-coba membongkar kasus Bank Century.

"Dan, Ketika hasil audit BPK mengungkap aliran dana dan kerugian negara, Hadi dinilai bersikap sangat keras terhadap pemerintah dan Bank Indonesia (BI)," kata anggota Komisi III dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 22/4).

Bambang mencatat, menjelang akhir 2013, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan, hasil audit BPK bukan sekadar pelengkap berkas dakwaan tersangka skandal Century Budi Mulya. Audit BPK itu justru akan dimanfaatkan KPK untuk mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus Century.
 
"Jadi, kesimpulannya adalah hasil audit BPK atas kasus Bank Century sudah mencabik-cabik pemerintah dan BI. Kini, giliran Hadi Purnomo yang dicabik-cabik," simpul Bambang, yang juga anggota Timwas Century.

Bambang pun berharap Hadi Purnomo tidak tinggal diam. Hadi harus membuka data dan informasi yang dimiliki tentang penyimpangan pajak dan harta kekayaan yang diperoleh secara tidak sah sejumlah pejabat tinggi negara. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA