Kabinet Kerja Sama Jokowi Tak Dimulai dari Pembagian Jatah Kursi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 21 April 2014, 08:54 WIB
Kabinet Kerja Sama Jokowi Tak Dimulai dari Pembagian Jatah Kursi
tjahjo kumolo/net
rmol news logo . Kabinet yang akan dibangun Jokowi bila terpilih menjadi presiden adalah kerjasama gotong royong, dan bukan didasari atau dimulai dari pembagian kursi kabinet atau posisi tawar wakil presiden.

"Kabinet kerja harus banyak mendengar aspirasi masyarakat dan harus berkerja keras memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut," kata Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 21/4).

Menurut Tjahjo, PDI Perjuangan dan Jokowi menghindari istilah membangun koalisi. Sebab arah politik PDI Perjuangan dan Jokowi membangun kerja sama politik pembanguna Indonesia ke depan.

Kata Tjahjo, perkembangan dinamika pada koalisi parpol-parpol besar dalam sepuluh tahun terakhir, ini yang mayoritas di DPR, harus dicermati dan menjadi pelajaran. Sebab akhirnya koalisi itu juga mampu mengambil keputusan yang solid dalam setiap proses di DPR.

"Kasihan rakyat yang memilihnya, yang akhirnya menunda program pembangunan untuk rakyat Indonesia," demikian Tjahjo. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA