Namun sebagai anchor jangkar politik, Amien sengaja tidak menyebutkan dulu tujuan yang diinginkan.
"Istilahnya ingin menuju Bandung, tapi muter lewat Puncak bukan lewat tol Cijago. Koalisi Indonesia Raya yang diusung Amien Rais sudah terbaca dapat dipastikan berujung mendukung Prabowo Subianto," kata politisi PDI Perjuangan, Fahmi Habcy, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 18/4).
"Tidak ada yang luar biasa dalam manuver Amien Rais ini karena agendanya menduetkan kadernya Hatta Rajasa menjadi wapres Prabowo," sambung Fahmi.
Fahmi sendiri yakin, publik pada akhirnya melihat permasalahan ekonomi, seperti harga daging sapi yang melambung, rupiah yang masih dalam posisi lemah, harga bahan pokok yang mencekik, petani yang dihabisi impor pangan, dan TKI yang dalam ancaman.
"Ini tetap menjadi catatan hasil kerja ekonomi Hatta ke depan. Saat ini untuk menutupi kekurangan tersebut mau tidak mau harus dibungkus dengan membangun koalisi seperti itu," demikian Fahmi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: