"Sebetulnya yang baik pimpinan di sebuah dinas, di sebuah kantor, jangan setahun, dua tahun dan tiga tahun. Paling tidak tiga sampai empat tahun. Sehingga penguasaan masalah tahu betul," ujar Jokowi usai pelantikan di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (12/2).
Jokowi mengaku kinerja pejabat yang dirotasi sebelumnya sudah bagus. Namun mantan walikota Solo ini menyebut sebagian dari pejabat terseut memiliki kinerja yang buruk dan tidak patuh pada perintah yang diberikan olehnya. Bahkan, beberapa diantara pejabat tersebut diakuinya hanya sekedar basa basi.
"Tapi masalahnya adalah kalau saya sudah perintah dan tidak diikuti dan kerjanya hanya nyenengin, atau ABS (Asal Bapak Senang), atau basa basi atau seremony, itu saya tidak suka. Kerja itu yang kongkrit yang nyata, fisiknya ada, barangnya kelihatan mata. Itu yang ditunggu masyarakat," jelas politisi PDI Perjuangan ini.
Menurut Jokowi, pejabat yang baru dilantik harus belajar ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Manggas Rudi Siahaan. Menurutnya kinerja Manggas sangat bagus dan membanggakan. Namun, saat ditanya apa prestasi Manggas, Jokowi tidak dapat menjawab.
"Yang penting kan (Manggas) mau kerja. Bisa kerja atau tidak itu tidak penting," jelasnya.
"Pak Manggas Rudy itu hampir tiap hari sampai jam 03.00-04.00 WIB pagi sama saya. Datang ke Rumah Dinas dan ke lapangan sama saya. Itu mau menunjukkan kinerja," tambah Jokowi.
[rus]