PT Pembangunan Kota Tua Jakarta Resmi Dibentuk

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 12 November 2013, 19:46 WIB
PT Pembangunan Kota Tua Jakarta Resmi Dibentuk
kota tua/net
rmol news logo Mempercepat revitalisasi kawasan Kota Tua, Pemprov DKI Jakarta membentuk PT Pembangunan Kota Tua Jakarta dan Kelompok Pelestarian Budaya Kota Tua Jakarta (Jakarta Endowment For Art and Heritage). Pembentukan secara kolektif oleh sektor privat antara BUMN dan Pemprov DKI akan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI.

"Kelompok ini dibentuk untuk semua masyarakat Jakarta. Sebab Kawasan Kota Tua sementara ini masih menjadi idola dari aspek ekonomi, sosial dan budaya. Ini harus dikembangkan. Karena itu dibentuk kelompok ini dan suatu badan hukum untuk pembangunan Kota Tua," ujar Kepala Dinas Disparbud DKI, Arie Budhiman dalam acara Peluncuran Kelompok Pelestarian Budaya Kota Tua Jakarta di Menara Batavia, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Arie tegaskan bila badan hukum yang melaksanakan revitalisasi kawasan wisata ini, tidak tergolong dalam BUMD atau pun BUMN, melainkan perusahaan swasta yang berkolaborasi dari sektor BUMN, Pemprov DKI dan masyarakat yang peduli dengan kawasan sejarah tertua se-Asia Tenggara ini.

Presiden Direktur PT Jababeka TBK yang sekaligus menjabat sebagai Chairman Board of Trustee S.D Darmono dalam kesempatan itu menambahkan, bila sebelum pembentukan badan hukum pembangunan Kota Tua, dia sempat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo untuk membahas tentang perkembangan revitalisasi kawasan ini ke depannya.

"Saat itu, saya bilang pada Jokowi, ini saat yang tepat untuk membangun Kota Tua. Agar kawasan ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi pusat destinasi wisata di Indonesia. Karena pertama kali orang pergi ke sebuah negara, pasti akan ke ibu kota negara tersebut," jelasnya.

Darmono yakin bila Kota Tua diperbaiki maka wisatawan akan tinggal lebih lama di Jakarta. Apalagi Jakarta memiliki area untuk meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) dibandingkan dengan Bali.

"Tapi apa yang dilihat wisatawan? Ya pasti tempat-tempat wisata yang menarik. Kalau Kota Tua diperbaiki dengan baik, maka wisatawan bisa tinggal satu minggu di Jakarta," tuturnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA