Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Agoes Widjanarko saat melakukan peninjauan Pantura jalur Solo-Surabaya sepanjang lebih dari 421 km, kemarin (Kamis, 18/7).
Jelas Agoes, pihaknya terus berupaya untuk mempercepat proses penanganan jalan dan jembatan yang kini sedang berjalan agar tidak mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2013. Namun semua pekerjaan dan perbaikan akan dihentikan sementara waktu selama H-10 hingga H+10 lebaran.
Dalam kunjungan tersebut, Agoes bersama sejumlah pejabat melakukan peninjauan pembangunan jalan Tol Ungaran-Bawen sepanjang 35 km. Exit Tol Ungaran telah selesai dan sementara hanya boleh dilewati kendaraan kecil. Segmen Tol Ungaran–Bawen direncanakan dapat segera difungsikan, sementara Segmen Bawen–Solo diharapkan selesai tahun 2014.
"Jika ruas tol Ungaran-Bawean dapat dioptimalkan, maka diharapkan akan dapat mengurangi kemacetan dari Semarang menuju Ungaran," ujar Agoes seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PU RI (
pu.go.id).
Ia dan rombongan juga mengunjungi beberapa titik pekerjaan penanganan jalan di Solo-Semarang-Rembang-Tuban-Surabaya. Beberapa pekerjaan yang sedang dilakukan antara lain paket peningkatan struktur jalan Lingkar Selatan/jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali sepanjang 2,4 km, paket pelebaran jalan Salatiga-Sruwen A dan B sepanjang 4,78 km, paket pelebaran jalan Bawen-Bts Kota Salatiga sepanjang 2,85 km, paket peningkatan struktur jalan Semarang-Bawen sepanjang 22,5 km, paket peningkatan struktur jalan Trengguli sepanjang 1,5 km.
Dan terdapat beberapa pekerjaan jembatan, yaitu pembangunan jembatan yang menghubungkan dari arah pelabuhan di Semarang dan dari arah kota Semarang menuju ke arah Jakarta yaitu flyover Kalibanteng senilai Rp105 miliar, penggantian Jembatan Ngayo, paket pelebaran jalan Bts. Kota Pati–Bts. Kota Rembang, paket peningkatan struktur jalan Bts. Kota rembang–Bulu, penggantian Jembatan Karanggeneng.
[rsn]
BERITA TERKAIT: