Hal itu dikatakan JK saat memberikan taushiyah dalam wisuda santri madrasah Mathlaul Anwar Lin Nahdhatul Ulama (Malnu), Pandeglang, Banten, Rabu (19/6).
"Bangsa Indonesia punya ratusan ribu masjid dan musholla. Ini potensi tersendiri. Namun demikian, tidak sedikit yang harus dikembalikan kepada khittahnya," papar JK.
Mantan Wapres ini melanjutkan, masjid punya khittah, yakni sebagai tempat ibadah dan aktifitas di luar ibadah, seperti ekonomi, sosial dan pendidikan.
"Sayangnya, selama ini banyak masjid yang hanya difungsikan sebagai tempat ibadah. Karena itu, saya mengajak kaum muslim untuk mengembalikan masjid pada khittahnya yang benar," tegas JK di hadapan 5 ribuan umat Islam.
Atas dasar itulah, selaku Ketua Umum DMI, pihaknya akan melakukan pemberdayaan masjid secara besar-besaran, antara lain di bidang ekonomi, sosial, kesehatan dan pendidikan.
"Kita sudah siapkan banyak program, dan sebagiannya sudah berjalan. Selain merangkul kalangan pemerintah dan BUMN, DMI juga melibatkan kalangan swasta untuk berkontribusi dalam program tersebut," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, JK juga mengajak umat Islam menyambut bulan suci Ramadhan dengan khusyuk dan menyemarakkan aktifitas masjid di bulan suci.
[zul]
BERITA TERKAIT: