Aspebindo Acungi Jempol Pelaksanaan 'PRJ' Monas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 17 Juni 2013, 14:58 WIB
Aspebindo Acungi Jempol Pelaksanaan 'PRJ' Monas
ahok-Jusuf Alin Lubis
rmol news logo Jakarta International Festival yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Silang Barat Monas betul-betul disambut positif oleh masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan membludaknya pengunjung JIF atau yang disebut-sebut sebagai Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) tandingan.

Salah satu peserta JIF tersebut, DPP Asosiasi Pemasok dan Energi Batubara Indonesia (Aspebindo) mengacungkan jempol atas langkah cerdas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo itu. Aspebindo sendiri mengikutsertakan UKM produk rajutan dan kue khas betawi, binaannya.

Jurubicara Aspebindo, Jusuf Alin Lubis kepada Senin (17/6), mengatakan, PRJ Monas yang juga mengundang duta-duta negara tetangga, sangat membuka peluang dan semangat baru untuk UKM pemula di Jakarta dalam meningkatkan dan mengembangkan usahanya.

"Konsep ini harus diberi apresiasi dan kita dukung. Karena selain diberi ruang usaha, rakyat pun bisa dengan ekonomis tetapi begitu meriah dalam menyambut ulang tahun kotanya," ungkapnya.

Menurutnya, UKM menambah kesejahteraan rakyat di sekitarnya secara menyeluruh dan akan meningkatkan kemakmuran Negara. Apalagi dengan dibukanya stand internasional seperti PRJ Monas ini, maka kualitas produk lokal tentunya akan terus disempurnakan oleh UKM guna menembus peluang ke manca negara.

“Pemerintah DKI Jakarta membangkitkan semangat UKM-UKM baru. Selain itu Pemerintah DKI begitu memahami apa yang dirindukan warganya, dengan dibukanya akses Monas untuk digunakan kembali sebagai tempat pesta rakyat Jakarta. Blusukannya begitu nyata manfaatnya,” kata Alin, yang juga Kepala Pengembangan Usaha di Pengurus Pusat Aspebindo.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam pembukaan acara PRJ Monas atau “Jakarta International Festival” (JIF) mengatakan “tujuan festival ini mengundang negara tetangga, supaya terjadi pertukaran kebudayaan dan saling mengenal. "Dengan event seperti ini kita saling kenal maka akan jadi lebih baik.”

Pameran JIF yang baru pertama kali diadakan ini dan rencananya akan dilakukan setiap tahunnya oleh Pemerintah DKI Jakarta, begitu padat dikunjungi oleh ribuan pengunjung. Pameran ini juga diikuti oleh para UKM pemula dan 20 negara tetangga, antara lain Cina, Korea, Pakistan, India, Kolombia, Iran, Japan, Perancis, dan Inggris.  [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA