"Gerakan ini juga bertujuan untuk membangun tatanan masyarakat Indonesia yang beradab, cinta damai dan bersatu dalam kebersamaan," kata Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Muhammad Zaitun Rasmin, di masjid Istiqlal, Jakarta (Minggu, 2/6).
Lebih jauh Zaitun menjelaskan bahwa tadabbur merupakan bagian dari interaksi dengan Al Quran. Aktifitas itu juga memiliki kaitan yang erat dengan pembacaan Al Quran, penghafalannya dan pembacaannya sesuai kaidah.
Gerakan ini kemudian diresmikan menjadi Lembaga Tadabbur Quran (LTQ) Indonesia siang tadi. Dalam prosesnya, kegiatan itu dihadiri oleh Ketua Tadabbur Alquran Internasional Nashir Al Umar dan Menteri Agama Suryadharma Ali.
Nantinya, LTQ Indonesia akan dijalankan oleh Bactiar Nasir sebagai pemimpin lembaga dan Zaitun sendiri sebagai ketua pembina.
Dalam kesempatan itu, Zaitun juga mengungkapkan rasa syukurnya atas banyaknya aktifitas dan program penghafalan Al Quran yang ada di Ιndonesia sekarang ini.
[ysa]
BERITA TERKAIT: