Bahkan, di Indonesia, untuk pemberdayaan masjid saat ini, tengah disiapkan berbagai program nyata, baik sosial, pendidikan, ekonomi maupun kesehatan.
Hal itu dikemukakan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM. Jusuf Kalla, ketika menerima delegasi Persatuan Ulama Internasional, yang dipimpin sekjendnya, Syekh Dr Naseeh al Omar, di Kantor DMI, Jakarta, kemarin, Jumat (31/5).
Kepada tamunya tersebut, mantan Wapres RI ini menjelaskan, DMI bekerjasama dengan kalangan perbankan syariah, akan mendirikan bank syariah di masjid-masjid besar di Indonesia.
"Kita juga akan membangun 1500 sekolah usia dini (PAUD), dan juga pos kesehatan diberbasis masjid," papar JK.
JK juga menjelaskan, pengelolaan masjid di Indonesia murni dilakukan oleh masyarakat. Meski berbeda dengan di Saudi, dimana masjid dikelola dan diawasi pemerintah, JK sepakat agar pengelolaan dapat lebih ditingkatkan lagi di kedua negara.
Sementara itu, Syekh al Omar menyampaikan banyak terima kasih dan salut atas kiprah JK yang bersedia mengurus masjid di Indonesia. Dalam kesempatan itu, Omar juga mengajak bekerjasama dalam pengembangan masjid.
"Dapat saja kita bangun perpustakan di masjid-masjid di Indonesia dan penerbitan buku berbahasa Indonesia dan Arab. Selain itu juga pengembangan dai," ujar Omar.
Menanggapi hal ini, JK menyepakati dan akan dibentuk tim khusus yang akan menindaklanjuti.
[zul]
BERITA TERKAIT: